LPK Goldens dan Disnaker Bontang Gelar Pelatihan Nail Art untuk Meningkatkan Keterampilan dan Ekonomi Warga

share on:
Peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan Nail Art LPK Goldens

UPDATEINDONESIA.COM- Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Goldens bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang menyelenggarakan pelatihan Nail Art atau seni menghias kuku. Pelatihan ini dipimpin oleh Eka Rahmawati Susanti, Owner LPK Goldens, dan berlangsung selama dua puluh hari, terhitung dari 16 Oktober hingga 7 November 2023, dengan total 160 jam pembelajaran.

Eka Rahmawati Susanti menyatakan bahwa sebanyak 10 peserta akan dilatih dalam seni menghias kuku hingga menjadi terampil. Peserta tersebut telah dipilih melalui proses seleksi yang ketat, di mana dari 17 pendaftar hanya 10 calon peserta yang memenuhi syarat, dan pendaftaran pelatihan ini tidak dipungut biaya.

Susanti menegaskan bahwa pelatihan ini lahir dari pemahaman akan potensi peningkatan pendapatan yang dimiliki seni merias kuku dan sejalan dengan kurikulum Kementerian Ketenagakerjaan. Inisiatif untuk mengadakan pelatihan Nail Art ini berasal dari LPK Goldens.

Mengenai tujuan dari pembekalan ini, Susanti menjelaskan bahwa ide awal pelatihan ini digagas karena melihat seni merias kuku memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan dan sesuai dengan kurikulum Kemenaker. Sehingga kami dari LPK Goldens berinisiatif mengadakan pelatihan ini.

"Peserta juga mendapatkan tas gratis dan ATK serta bahan pelatihan dari pihak penyelenggara," ujarnya.

Selain meningkatkan keterampilan seni merias kuku, pelatihan ini juga berhubungan dengan tata rias pengantin. Terlebih lagi, Nail Art atau seni merias kuku telah menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama di kota-kota besar.

Dalam upaya untuk memberikan pengetahuan yang lebih holistik, LPK Goldens juga menggandeng dua instruktur yang akan membekali para peserta tentang tata cara merias kuku hingga proses pemasaran atau digital marketing.

Eka Rahmawati Susanti berharap bahwa pelatihan Nail Art ini, yang pertama kali diadakan di Bontang, akan membekali peserta dengan keterampilan yang memungkinkan mereka untuk membuka usaha sendiri dan meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

"Pelatihan Nail Art ini pertama kali diselenggarakan di Bontang dengan harapan peserta nantinya bisa membuka usaha secara mandiri untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga," pungkasnya.

 

Tanggapan Peserta

Salah satu peserta pelatihan Nail Art, Dina Dwiyana, mengungkapkan motivasinya untuk mengikuti pelatihan ini, yang dipicu oleh tingginya minat masyarakat terhadap Nail Art. Baginya, ini adalah kesempatan untuk mengejar impian belajar dan merintis usaha di bidang tersebut.

"Materi yang diajarkan oleh instruktur sangat berkualitas, mencakup pengetahuan tentang berbagai jenis kuku, perawatan kulit, serta penggunaan alat-alat yang relevan," pungkasnya.

Tak jauh berbeda, Lia, seorang ibu rumah tangga merasa terinspirasi untuk mengikuti pelatihan Nail Art karena cintanya pada seni kecantikan kuku. Selain itu, dia juga ingin mendalami teknik merias kuku dengan benar.

Bagi Lia, pelatihan Nail Art merupakan pengalaman baru yang membuka peluang untuk memulai usaha sendiri dan berkontribusi pada perekonomian keluarganya. 

"Awalnya, saya mengetahui pelatihan ini melalui laman resmi Instagram Disnaker Bontang, dan hal itu langsung menarik perhatian saya," ucapnya. (*)