Mantan Kasubag Pertanahan di Bontang Dijebloskan ke Penjara

share on:
Kajari Bontang, Samsul Arif jumpa pers soal perkara korupsi pengadaan lahan Bandara, Jumat (20/1/2023)

UPDATEINDOMESIA.COM- Perkara korupsi pengadaan lahan Bandara Bontang perlahan terungkap. Saat ini Kejaksaan Negeri Bontang telah menahan terpidana berinisial DS, mantan Kasubag Pertahanan.

 

"Eksekusi hari ini menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung di tingkat kasasi," Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Samsul Arif saat jumpa pers, Jumat (20/1/2023) siang.

 

Samsul Arif menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi pengadaan lahan Bandara Bontang sejatinya sudah lama bergulir. Terpidana DS sebelumnya sudah dijatuhi pidana satu tahun penjara di Pengadilan Negeri Samarinda. Kemudian dikuatkan dengan putusan banding di Pengadilan Tinggi Kaltim.

 

"Setelah upaya hukum dilakukan di tingkat kasasi, maka putusannya menjadi 6 tahun," tegas Samsul Arif

 

Dalam perkara ini, DS dinilai terbukti melakukan permufakatan jahat dalam melaksanakan tugasnya sebagai PPTK pengadaan lahan untuk pembangunan bandara Bontang. Shingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp5,25 miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2012.

 

Dimana, terpidana DS saat itu melakukan proses mengadakan lahan tanpa mengacu kepada keputusan walikota Bontang Nomor 534 Tahun 2012 tentang penetapan lokasi jalan masuk Bandara. Selain itu, juga bertentangan dengan pasal 5 ayat (5) dalam Peraturan Badan Pertanahan Nomor 3 tahun 2007 maupun RTRW Pemkot Bontang tahun 2012-2023.

 

"Terpidana DS terbukti melanggar Pasal 3 Ayat (1) Jo Pasal 14 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi," tutur Samsul Arif. (*)