Menu Rantang Kasih Jadi Buah Bibir Di Bontang

share on:
Menu Rantang Kasi Program Pemkot Bontang Disorot Ketua DPRD

UPDATEINDONESIA.COM-  Menu program “Rantang Kasih” atau pemberian makanan siap santap kepada warga lanjut usia (lansia) di Bontang, Kalimantan Timur, kembali mendapat sorotan.


Sejumlah kalangan menilai menu makanan siap santap yang disalurkan kepada lansia jauh di luar perkiraan. Padahal anggaran yang digelontorkan tidak sedikit. Nilainya sekitar Rp2 miliar dalam setahun.


Penilaian serupa dilontarkan Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal. Ia memandang program ini terkesan buang-buang anggaran jika tidak ada perbaikan kualitas menu.


Ia menegaskan dengan harga paket makanan senilai Rp30 ribu per porsi seharusnya tiap penerima manfaat bisa mendapatkan makanan yang layak.


“Ini malah sebaliknya, biaya besar tapi tidak maksimal," tegas Andi Faiz dengan nanda kecewa.


Ia lantas memperlihatkan salah satu bukti foto menu program “Rantang Kasih”yang didapat sebelum disalurkan di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kamis (5/5/2022).


Foto itu memperlihatkan paket menu makan berisi nasi putih, telur goreng, tempe goreng, tumis kacang panjang, dan seiris pepaya.


Andi Faiz menilai menu makanan yang terdapat pada foto tersebut tak sebanding dengan harga Rp30 ribu. Belum lagi, kualitas menu sangat tidak layak buat lansia.


“Sampai sekarang belum ada tanda-tanda evaluasi dari pemerintah untuk perbaikan pelaksanaan program Rantang Kasih," tegasnya.


Ini bukan kali pertama politikus Golkar ini menyoroti menu “Rantang Kasih”. Hal serupa juga pernah dilakukan pada awal April 2022 lalu.


Diketahui, “Rantang Kasih” merupakan salah satu program yang dicanangkan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bontang, Basri Rase-Najirah pada masa kampanye Pemilu 2021.


Program pemberian paket makanan siap santap dua kali sehari ini kemudian mulai diluncurkan pada awal Maret 2022 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 88 lansia miskin dan terlantar yang tersebar di 11 kelurahan. (*)