Perempuan Ini Rela Terbang Dari Amerika Serikat Ke Bontang Demi Reuni Akbar

share on:
Grace Smith, Alumni SMA YPK angkatan 1991 dan Marching Band PKT Bontang

UPDATE.BONTANG - Grace Smith, Alumni SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) dan Marching Band Pupuk Kaltim (MB-PKT) Bontang tak mampu menyembunyikan emosinya saat menghadiri Reuni Akbar IKA SMA YPK angkatan 1989-2018.\

Maklum semenjak lulus 1991 silam, dan memulai petualangan di Negeri Paman Sam pada 1996 silam. Pemilik nama lengkap Grace Soebandy Smith itu baru pertama kali ikut Reuni Akbar bersama IKA SMA YPK.

"Saya dari Houston Texas Amerika Serikat. Reunian ini adalah momen indah dan susah dilupakan karena tidak hanya di YPK tetapi juga di Marching Band PKT (MB-PKT) ," ucap perempuan tiga anak itu kepada awak media di SMA YPK,  Sabtu (6/7).

Mantan Mayoret MB-PKT era 90-an itu mengaku memiliki banyak kenangan semasa masih mengenakan seragam putih abu-abu di SMA YPK. Salah satunya ketika ia hampir tidak diizinkan mengikuti kejuaraan Marching Band di Kutai Timur (Kutim) pada Desember 1990.

"Hampir gak diizinkan karena waktu itu kepala sekolah bilang kejuaraan itu bukan atas nama sekolah. Selain itu, saat itu juga saya sudah persiapan ujian akhir kelulusan," katanya.

Namun pada akhirnya, Grace saat itu berhasil membawa Marching Band Pupuk Kaltim merebut juara dua terbaik untuk yang pertama kalinya sejak didirikan.

Kenangan lain yang masih tersimpan dibenaknya adalah, ketika Grace muda dulu pertama kali mendaftar di SMA YPK. Saat itu, Grace terpaksa harus melewati berbagai prosedur yang diterapkan pihak sekolah karena status bukan anak karyawan PKT.

"Waktu itu SMA YPK belum banyak muridnya karena baru dibuka. Nah saya kan pindahan dari SMA Negeri I Samarinda, tetapi orangtua saya bukan karyawan PKT.  Hanya paman di PKT," kata dia.

Kemudian, Kepala Sekolah SMA YPK, Pak. Susanto waktu itu bilang ke paman saya. "Sekolah ini memang perlu murid, tapi ada klasifikasinya. "Statusnya cuma Paman aja kan bukan anak," kata Susanto ke Paman.

Paman bilang, "di tes aja dulu gimana?" jawab Paman. Singkat cerita, setelah ikut tes. "Waw... dapat nilai 100," ucap Grace.

Kerinduan itulah yang membuatnya rela merogoh kocek dalam-dalam demi bisa terbang dari Amerika Serikat ke Bontang.

Rasa rindunya pun terbayarkan, selain disambut hangat oleh teman-temannya, ia juga disuguhkan penampilan Marching Band PKT dalam reuni akbar tersebut.

Perempuan berambut panjang dan ramah itu kini sedang mempersiapkan diri kembali ke kediamannya di Houston Amerika Serikat dengan cerita baru.

Ibu rumah tangga yang telah menjadi warga negara Amerika Serikat itu rencananya bertolak dari Jakarta ke Amerika Serikat pada 10 Juli 2019.

"Balik ke Amerika Serikat rencananya 10 Juli 2019. Namun tidak langsung ke Houston, mampir dulu ke California. Kebetulan keluarga sedang liburan disana. Tetapi nanti 31 Juli ikut lagi Reuni Akbar di SMP Katolik di Samarinda," terang Grace. (Sena) 


share on: