Polisi Selidiki Penyebar Hoaks "Pengendara Bakar Motor Sendiri Saat Ditilang"

share on:
Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah

UPDATE BONTANG - Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah secara tegas  mengatakan, saat ini pihaknya tengah mencari tahu pelaku penyebar Hoaks pembakaran motor yang mencoreng nama baik institusi kepolisian.

"Saat ini sedang diselidiki siapa pelakunya dan apa motifnya," kata Eko Alamsyah saat dikonfirmasi di ruang kerjanya,  Kamis (23/5) siang.

Sehari sebelumnya, sebuah unggahan video amatir beredar di media sosial facebook dan grup WA menggambarkan situasi kendaraan sepeda motor dalam kondisi terbakar di Jalan Bhayangkara, tak jauh dari Simpang Tiga Arah Kompleks Perumahan HOP PT Badak.

Di dalam video tersebut, pengunggah menjelaskan bahwa ada seorang pengendara sepeda motor yang membakar kendaraanya sendiri karena tak terima ditilang oleh polisi. Sayangnya kata Eko Alamsyah, informasi yang disampaikan didalam rekaman video tersebut  tidak sesuai dengan fakta sebenarnya alias Hoaks.

Terlebih Polres Bontang belum sekalipun melakukan razia selama Ramadhan. Sebab fokus melakukan langkah preventif pencegahan balapan liar. "Jadi mohon jangan memutar balikkan fakta seolah-olah polisi bertindak arogan kepada korban," bebernya.

Padahal kata dia, tindakan anggotanya saat itu adalah berupaya menolong korban. Namun informasi di dalam video tersebut justru balik menyerang institusi kepolisian.

"Saat kejadian, anggota Sabhara yang tengah bertugas di Pos Penjagaan merespon informasi tersebut dengan cara mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, mereka berinisiatif membantu si korban memadamkan api. Sedangkan petugas dari satuan lalu lintas langsung melakukan penertiban arus lalu lintas guna menghindari kemacetan," tegasnya sambil menunjukkan bukti dokumen foto saat kejadian

Pakta tersebut diperkuat dengan bukti rekaman video hasil wawancara yang dilakukan oleh Kepala satuan lalu lintas dengan si pemilik kendaraan yang terbakar. Di dalam video tersebut,  pemilik mengakui sepeda motornya sempat macet sebelum terbakar. Beruntung pemilik kendaraan tidak menderita luka bakar.

"Setelah ditelusuri, pemilik kendaraan mengaku sepeda motornya terbakar karena diduga terjadi konsleting pada bagian mesin," ucapnya.

Dari kasus penyebaran hoaks tersebut, Kompol Eko Alamsyah kembali mengingatkan masyarakat supaya bijak saat bermedia sosial. Serta tidak terprovokasi terhadap tindakan oknum tertentu yang mencari sensasi ataupun bertujuan mengadu domba.

"Pertama, saya minta masyarakat supaya tidak lagi menyebar video tersebut karena disamping telah mencoreng nama baik kepolisian juga mengganggu stabilitas Kota Bontang yang kondusif. Kedua, harap hati melakukan hal-hal seperti ini karena bisa dijerat UU ITE," pungkasnya.


share on: