Polres Bontang Berantas Perdagangan Miras Ilegal

share on:
Polres Bontang Musnahkan 889 botol miras berbagai merek hasil sitaan dari perjual tak berizin

UPDATE BONTANG - Ratusan kemasan minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan di Mapolres Bontang. Pemusnahan dilakukan dengan cara digilas menggunakan alat berat. Selain itu, para penjual diproses hukum dengan ancaman tindak pidana ringan (Tipiring).

"Ini termasuk upaya Cipta Kondisi jelang Operasi Lilin Mahakam pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kami lakukan razia terhadap pelaku usaha yang memperdagangkan minuman keras tanpa izin," kata Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Mahakam 2019, Kamis (19/12) pagi.

Ia mengatakan, Miras tersebut disita dari berbagai titik di wilayah Hukum Polres Bontang. Rinciannya 407 botol Bir Bintang, 59 kaleng Bir Bintang, 382 botol Bir Guinness 23 botol Bir Heineken Lager, 5 botol Strongbow Bir, 4 Botol Cap Topi Miring, 10 botol  Anggur Merah Kolesom. Total keseluruhan yang dimusnahkan 889 botol. 

"Barang bukti yang telah kami sita harus segera dimusnahkan supaya kalau botolnya sudah pecah tidak ada lagi yang minum," tegasnya.

Walikota Bontang Neni Moerniaeni yang hadir menyaksikan pemusnahan tersebut mengapresiasi upaya yang telah dilaksanakan aparat penegak hukum. Menurutnya, minuman keras jadi salah satu momok yang merusak mental generasi masa depan.

"Pemerintah mengapresiasi kinerja Kapolres Bontang dan jajarannya yang proaktif memberantas peredaran miras ilegal. Penegakkan hukum seperti ini akan menurunkan tingkat kriminalitas di Kota Bontang," tegas Neni. 

Pantauan updateindonesia.com, pemusnahan ini disaksikan langsung oleh sejumlah unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, meliputi Ketua DPRD Andi Faisal Sofyan Hasdan, Dandim 0908 Bontang Letkol Arm Eko Pristiono, Kepala Pengadilan Negeri Bontang serta Perwakilan Kejaksaan Negeri Bontang. (Rus) 


share on: