Presiden Jokowi Dorong Semua Cabor Lakukan Pembinaan Usia Dini

share on:
Presiden Jokowi menyaksikan final kompetisi Student Athletics Championship Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jumat (13/1/2023).

UPDATEINDONESIA.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong seluruh cabang olahraga melakukan pembinaan atlet usia dini. Menurutnya itu penting dilakukan secara berjenjang guna menghasilkan atlet berprestasi. 


“Bisa dilakukan di seluruh cabang olahraga dimulai dari tingkat yang paling bawah, entah tingkat kampung, entah tingkat kecamatan, entah tingkat desa semuanya sehingga ada pembinaan untuk prestasi,” ujarnya, seusai menyaksikan final kompetisi Student Athletics Championship Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jumat (13/1/2023).


Jokowi mengecohkan pembinaan yang dilakukan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Ia menilai organisasi itu telah melakukan pembinaan melalui penjaringan bibit unggul pada cabang olahraga atletik sejak dini.


“Saya sangat mengapresiasi, menghargai apa yang telah dilakukan oleh PASI, pembinaan dari bawah, pembinaan dari daerah, pembinaan dari sekolah, pembinaan dari madrasah, bagus sekali,” tegas Presiden Jokowi.


Sejatinya Indonesia pernah menjadi raja asia tenggara sejak SEA Games mulai digelar pada tahun 1977. Kala itu, kontingen Indonesia mampu duduk di posisi tertinggi klasemen akhir SEA Games di Malaysia dan menjadi juara umum.


Sejak saat itu, pencapaian Indonesia tak terkejar dan selalu jadi juara umum SEA Games berikutnya. Dalam kurun waktu 1977-1997, Indonesia tercatat hanya gagal jadi juara umum, yakni pada 1985 dan 1995.


Dominasi dan kejayaan Indonesia mulai terkikis setelah Indonesia jadi juara umum SEA Games 1997 di Jakarta. Saat itu, Indonesia meraih 194 emas, 101 perak, dan 115 perak. Catatan spektakuler itu ternyata jadi pesta terakhir Indonesia.


Indonesia mulai melemah dan duduk di peringkat ketiga pada tiga edisi SEA Games berurutan dari 1999-2003. Bahkan mulai melorot ke urutan kelima (SEA Games 2005), meski kemudian membaik ke posisi keempat (SEA Games 2007), dan ketiga (SEA Games 2009).


Indonesia akhirnya bisa menyudahi dahaga gelar juara umum di SEA Games 2011. Saat itu Indonesia bisa kembali jadi juara umum ketika tampil sebagai tuan rumah. Indonesia meraih 182 emas, 151 perak, dan 143 perunggu. 


Namun itu bukan jadi titik tolak untuk kembali menjadi raja Asia Tenggara. Indonesia kembali melorot ke peringkat keempat pada SEA Games 2013, disusul peringkat kelima (SEA Games 2015 dan SEA Games 2017) dan peringkat tempat SEA Games 2019. (*)