Produksi Lapangan Merakes Bakal Perpanjang Umur Kilang LNG Bontang

share on:
Kilang Liquefied Natural Gas (LNG) di Bontang, Kalimantan Timur

UPDATEINDONESIA.COM- Keputusan perusahaan Italia, Eni East Sepinggan Ltd untuk mengambil alih operasi Lapangan Merakes dan Merakes East bakal berdampak positif terhadap produksi kilang Gas di Bontang, Kalimantan Timur.


Direktur Eksplorasi SKK Migas, Benny Lubiantara menyebutkan bahwa tambahan produksi Lapangan East Merakes bisa menambahkan pasokan gas ke kilang Liquefied Natural Gas (LNG) Bontang.


“Tambahan dari East Merakes itu lumayan untuk menambah supply ke Bontang, itu untuk memperpanjang, meng-extend supply ke Bontang," demikian dilansir CNBC Indonesia, Rabu (18/1/2023).


Lapangan Merakes dan Merakes East merupakan bagian dari Wilayah Kerja East Sepinggan yang dikelola dengan Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Dengan asumsi mulai beroperasi pada akhir 2024 sampai 2032. Proyeksi penerimaan negara dari proyek ini ditaksir mencapai US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 56,24 triliun.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menegaskan, persetujuan revisi Plan of Development  (PoD) I Lapangan Merakes dan Merakes East memberikan konsekuensi kewajiban bagi operator Wilayah Kerja East Sepinggan, yaitu Eni East Sepinggan Ltd. 


Di antara kewajiban tersebut adalah menyelesaikan pekerjaan pengembangan Lapangan Merakes dan Merakes East sesuai jadwal yang direncanakan. Selain itu, operator juga diwajibkan melanjutkan program eksplorasi dengan tetap mempertahankan sisi ekonomis Wilayah Kerja East Sepinggan. 


“Operator juga diwajibkan melaksanakan ketentuan penawaran partisipasi interest 10% kepada BUMD, menjamin adanya offtaker gas bumi, dan mendukung program pemerintah dalam rangka penyediaan gas bumi antara lain untuk rumah tangga (city gas) dan transportasi jalan,” lanjutnya.


Tasrif menyatakan bahwa POD yang baru disetujui tersebut merupakan revisi atas PoD sebelumnya. Revisi diperlukan karena adanya tambahan cadangan dari Lapangan Merakes East dan juga karena adanya sharing facility dari dua lapangan tersebut (Lapangan Merakes dan Merakes East).


Sementara perkiraan biaya yang diperlukan untuk pengembangan Lapangan Merakes dan Merakes East adalah sebesar US$ 3,35 miliar atau sekitar Rp 50,76 triliun (asumsi kurs Rp 15.154 per US$), yang terdiri dari biaya investasi atau capital expenditure (Capex) sebesar US$ 2,14 miliar dan operational expenditure (Opex) sebesar US$ 1,26 miliar.


Selain Lapangan Merakes dan Merakes East, KKKS Eni East Sepinggan Ltd, juga dipastikan akan mengajukan PoD untuk pengembangan Lapangan Maha di Wilayah Kerja West Ganal di lepas pantai Kalimantan. (*)