Samarinda dan Kukar Mendadak Prioritas Vaksinasi, Bontang Seolah Di Anak Tirikan

share on:
juru bicara gugus Covid-19 Bontang-Adi Permana

Bontang- Keputusan pemerintah pusat memperbarui daftar prioritas penerima vaksin Covid-19 berimbas terhadap daerah. Tak terkecuali di Bontang, Kalimantan Timur.

"Harusnya Kaltim itu semua ternyata diperbaharui data per tadi siang hanya Samarinda sama Kukar. Bontang diundur hingga Maret 2021," tutur juru bicara gugus Covid-19 Bontang, Adi Permana, Senin (11/1) sore.

Adi mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan perubahan kebijakan pusat yang serba mendadak tersebut. Yang jelas menurut Adi Permana, banyak kebijakan pusat yang tidak konsisten.

"Banyak kebijakan pusat yang tidak konsisten dan berubah mendadak," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi membenarkan, prioritas vaksinasi sementara hanya dua daerah di Kaltim, yakni Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar). Ketentuan tersebut berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan.

"Vaksin awalnya mau didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. Tetapi, karena ada arahan Kementerian Kesehatan agar dilaksanakan terlebih dulu di ibu kota provinsi dan kabupaten terdekat. Maka diputuskan dua daerah itu dulu daerah lain harap bersabar," ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat 10 peserta di Kaltim yang siap di vaksin perdana. Terdiri dari unsur Pemprov Kaltim, RSUD AWS, Kodam VI Mulawarman, Polda Kaltim, Kejaksaan Tinggi dan organisasi dokter Indonesia.

"Yang jelas dari unsur tersebut ada 10 peserta yang akan divaksin perdana di Kantor Gubernur, Kamis (14/1/) sekaligus menandai dimulainya proses vaksinasi di Kaltim," tungkasnya.

Sebelumnya, Bontang dikabarkan akan mendapat kuota 800 dosis vaksin Sinovac pada penyaluran tahap pertama. Rencananya jumlah itu akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Namun proses vaksinasi di Bontang harus tertunda hingga April 2020 mendatang. (*)


share on: