SSB Samarinda Kota U-10 Juara Nahusam F.A Merdeka Cup 

share on:
Skuad SSB Samarinda Kota U-10 di Nahusam Cup 2019

UPDATE.SAMARINDA- Sekolah Sepak Bola (SSB) Samarinda Kota (Samkot) berhasil keluar sebagai juara pertama  Nahusam F.A Merdeka Cup 2019, Minggu (18/8).

SSB yang berbasis di lapangan Sempaja Samarinda itu berhasil menundukkan Akademi Sepak Bola Nahusam di partai puncak dengan skor tipis 1-0.

Sementara posisi ketiga pada Turnamen kelompok usia 10 tahun itu direbut oleh SSB Loa Bakung (LBK), setelah mengalahkan tim Akademi Nahusam A dengan skor telak tiga gol tanpa balas.

Pelatih SSB Samkot, Anto  mengatakan keberhasilan tim asuhannya menjuarai turnamen tersebut tidak lepas dari rasa percaya diri yang ditunjukkan para pemainnya di laga pamungkas. 

“Ini merupakan piala kedua untuk SSB Samkot U-10. Sebelumnya, mereka juga berhasil meraih juara pertama di Bontang mengalahkan SSB Pelangi Bontang pada pertengahan April 2019,” ucap Anto. 

Anto mengatakan kemenangan anak didiknya di ajang festival sepak bola SSB se Samarinda ini merupakan buah dari hasil kerja keras, baik semasa latihan rutin maupun saat pertandingan. 

Panitia penyelenggara, Anton wibowo menyatakan festival Nahusam cup tahun ini diikuti 16 tim SSB se Kota Samarinda. 

Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke 74. Sekaligus sebagai ajang melatih bibit pemain sepak bola masa depan, di samping melatih para pemain untuk memahami regulasi baru.

“Festival sepak bola ini tidak hanya untuk mencari juara tapi lebih dari itu mencari pengalaman bertanding bagi anak usia dini,” ujarnya. 

Anton menilai banyak tim yang gagal dan tidak bisa meraih kemenangan di turnamen nasional seperti danone cup karena para pemain tidak memahami regulasi baru.

"kita berharap melalui turnamen ini mereka memahami regulasi itu dan bisa mengimplementasikannya di lapangan," kata Anton.

Tak ketinggalan, wakil ketua Asosiasi PSSI kota Samarinda, M Yani menilai apa yang dilakukan Akademi Nahusam ini patut dicontoh. Pasalnya, kompetisi sepak bola kelompok usia dini di Kota Samarinda belakangan sedang vakum.

Sehingga dengan menggelar kompetisi di Samarinda, nantinya setiap pemain berbakat khususnya kelompok umur akan dipilih untuk merasakan berlatih mewakili Samarinda di setiap kejuaraan.

M Yani meyakini pembinaan usia muda nantinya mampu membawa perubahan bagi sepakbola Kaltim dan Indonesia. Dari itu melalui kegiatan ini PSSI kedepan berjanji akan mewadahi kompetisi anak usia dini di Samarinda. 

"Melalui kompetisi ini diharapkan pembinaan atlet sepak bola bisa dilakukan secara berjenjang, dengan harapan akan lahir para pesepakbola handal dari Kaltim," harap M Yani. (***/Rus)


share on: