Umat Muslim di Ukraina Berharap Perang Berakhir

share on:
Umat Muslim di Ukraina rayakan Idulfitri 1443 Hijriah. Foto - Anadolu Agency

UPDATEINDONESIA.COM- Umat Muslim di Ukraina merayakan Idulfitri 1443 Hijriah di tengah bayangan perang. Mereka melaksanakan salat Id di Masjid Islamic Center di ibu kota Kiev, Senin (2/5/2022).

Presiden Dewan Muslim Ukraina, Seyran Arifov menyebutkan Muslim di Ukraina sekitar satu persen dari populasi. Banyak yang meninggalkan rumah atau mengungsi karena perang.

"Beberapa dari mereka mengungsi di negara lain, sementara ada juga yang pindah ke daerah yang lebih aman di Ukraina," tutur Seyran Arifov seperti dilansir Anadolu Agency.

Arifov mengungkapkan kekhawatirannya soal perang. Ia menyerukan komunitas Muslim melakukan hal terbaik yang mereka bisa untuk negaranya dan masyarakatnya.

Diketahui, Rusia melakukan Operasi Militer ke Ukraina sejak 24 Februari lalu. “Kami berharap perang segera berakhir,” pungkasnya.

Disisi lain, Angkatan bersenjata Ukraina memberikan ucapan selamat kepada Umat Islam yang sedang merayakan Idulfitri. Ucapan tersebut diunggah dalam format video di Platform media sosial Twitter @ArmyInform.

Video berdurasi 2 menit 20 detik tersebut menampilkan paduan suara lantunan sholawat.

“Muslim yang terhormat dari #Ukraine , prajurit dan warga sipil, serta mitra kami dari negara lain! Angkatan Bersenjata Ukraina mengucapkan selamat kepada Anda pada #Ramadan dan dengan tulus berterima kasih atas tindakan bersama Anda untuk memulihkan integritas teritorial Ukraina!,” 

Berdasarkan data badan pengungsi PBB, lebih dari 5,4 juta orang melarikan diri dari Ukraina. Sementara 7,7 juta orang mengungsi di dalam negeri. PBB juga memperkirakan lebih dari 2.899 warga sipil terbunuh dan 3.235 lainnya terluka di Ukraina sejak perang dengan Rusia. (*)