Update Covid-19 Kaltim 19 Mei, 3 Positif, 5 Sembuh

share on:
Ilustrasi

UPDATEINDONESIA.COM- Jumlah kasus terkonfirmasi positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Timur terus bertambah. Hingga 19 Maret 2020, total keseluruhan telah mencapai 258 orang. 81 kasus diantaranya telah dinyatakan sembuh dan 3 kasus kematian.

Begitupun jumlah warga Benua Etam (sebutan Kaltim) yang berstatus ODP, OTG, PDP, dan monitoring, juga terus meningkat.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak meminta masyarakat agar tidak lengah menerapkan protokol kesehatan.

Seperti physical distancing (menjaga jarak), menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta sebisa mungkin menghindari kerumunan.

“Masyarakat tetap harus disiplin lakukan protokol kesehatan karena proses penularan Covid-19 ini masih ada,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim itu, di Samarinda, Selasa (19/5).

Adapun tambahan kasus terbaru sebanyak 3 orang. Rinciannya, 2 kasus dari Samarinda dan 1 kasus dari Bontang. Kasus di Samarinda, meliputi

SMD 35 (Laki-laki 16 tahun) merupakan PDP dari klaster Magetan dengan hasil rapid test reaktif yang dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak 28 April 2020.

Sementara SMD 36 (Laki-laki 25 tahun) merupakan PDP pelaku perjalanan dari Handil dengan hasil rapid test (IFA) Reaktif yang telah dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak hari ini.

Kemudian dari Bontang, yaitu BTG 12 (Laki-laki 49 tahun) merupakan ODP pelaku perjalanan dari Sulawesi Selatan dengan keluhan demam, batuk, pilek, dan melakukan isolasi mandiri sejak 10 April. 

“Kondisi pasien ini stabil dan telah dirawat di RSUD Taman Husada,” lanjut dia.

Sedangkan penambahan kasus terkonfirmasi sembuh sebanyak 5 kasus. Diantaranya Kutai Barat atau KBR 02 (laki-laki 19 tahun), KBR 09 (laki-laki 46 tahun), dan KBR 13 (laki-laki 42 tahun). Ketiganya dari dari kluster Gowa yang dirawat di RS Pratama Kutai Barat sejak 1 April 2020.

Sedangkan KBR 08 (laki-laki 28 tahun) merupakan Pelaku perjalanan dari Tenggarong yang telah dirawat sejak 13 April 2020. Selanjutnya Balikpapan atau BPN 40 (laki-laki 17 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Magetan yang telah dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo sejak 5 Mei 2020.

“Kelima kasus ini dinyatakan sembuh karena dari kali 2 hasil uji sampel di laboratorium BBLK Surabaya menyatakan negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus tersebut menyatakan bahwa kondisi pasien sudah sangat baik, tidak ada gejala,” tegas Andi M Ishak. (*/rus)


share on: