Andi Sofyan Hasdam, Dari Walikota Bontang hingga Anggota DPD RI

Dr. dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S

UPDATEINDONESIA.COM- Andi Sofyan Hasdam, mantan Walikota Bontang dua periode berhasil meraih kursi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk daerah pemilihan Kalimantan Timur periode 2024-2029. Meskipun hanya terdapat 4 kursi yang tersedia untuk DPD Kalimantan Timur, Andi Sofyan Hasdam berhasil mengungguli calon lainnya dengan perolehan suara yang signifikan.

Hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU Kaltim di Hotel Mercure Samarinda pada Minggu (10/3/2024) menunjukkan bahwa Sofyan Hasdam berhasil mendapatkan suara sebanyak 179.346, menjadikannya salah satu dari empat calon anggota DPD dengan suara terbanyak dan berhak mewakili Kaltim di Senayan.

Mereka di antaranya Sinta Rosma Yenti dengan perolehan suara 219.819,  Aji Mirni Mawarni dengan perolehan suara 188.193, Dr.dr. Andi Sofyan Hasdam dengan perolehan suara 179.346, dan Dr. Yulianus Henock Samuel dengan perolehan suara 140.044.

Perjalanan karier politik Andi Sofyan Hasdam tidaklah singkat. Sebelum terjun ke dunia politik nasional, Hasdam telah mencoba peruntungannya dalam Pilkada Kalimantan Timur 2018 sebagai calon gubernur, meskipun belum berhasil.

Tidak hanya Andi Sofyan Hasdam yang terlibat dalam politik aktif, tetapi juga keluarganya. Istrinya, dr. Neni Moerniaeni tercatat pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Bontang dan anggota DPR RI sebelum terpilih menjadi Walikota Bontang periode 2016-2021.

Sementara putra kedua mereka, Andi Faizal Sofyan Hasdam juga memiliki posisi politik yang signifikan sebagai Ketua DPRD Bontang periode 2019-2024 dan kembali  terpilih sebagai anggota DPRD Bontang untuk periode 2024-2029

Kemudian putra sulung mereka, Andi Satya Adi Saputra berhasil mengamankan kursi Golkar di DPRD Kaltim periode 2024-2029 dengan perolehan suara sebanyak 22.147 di daerah pemilihan Samarinda. Begitupun menantunya, Shemmy Permata Sari, istri dari Andi Faizal Hasdam juga lolos ke DPRD Kaltim dengan 21.761 suara di Dapil Bontang, Kutim, Berau.

Motivasi Andi Sofyan Hasdam untuk memilih jalur politik nasional adalah untuk mewakili dan membawa aspirasi masyarakat Kalimantan Timur ke tingkat nasional. Dia berharap dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap Kalimantan Timur, yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan negara melalui sumber daya alamnya. Salah satu fokusnya adalah mempercepat proses pembangunan Ibu Kota Negara untuk memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Timur.

"Saya ingin mewakili dan membawa aspirasi masyarakat Kalimantan Timur ke Pemerintah Pusat, agar Kalimantan Timur yang telah banyak menyumbangkan Sumber Daya Alamnya untuk pembangunan negara dapat memperoleh perhatian yang lebih besar sehingga masyarakat Kalimantan Timur bisa lebih sejahtera. Kemudian ikut memperjuangkan agar proses pembangunan Ibu Kota Negara bisa dipercepat dan memberikan multiflier effect ke masyarakat Kalimantan Timur," kutip Sofyan Hasdam.

Selain berkecimpung dalam politik, Andi Sofyan Hasdam juga memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang mengesankan. Dengan gelar dokter serta pengalaman kerja yang luas, dia telah memberikan kontribusi yang berharga dalam sektor kesehatan dan pendidikan. Penghargaan yang pernah dia terima juga menjadi bukti dari dedikasi dan kinerjanya yang luar biasa dalam melayani masyarakat.

Sejumlah prestasi yang pernah diraih oleh Andi Sofyan Hasdam, seperti penghargaan dari berbagai instansi pemerintah dan organisasi profesi, menjadi cermin dari dedikasinya dalam melayani masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerahnya. Bagi masyarakat Bontang, Andi Sofyan Hasdam dikenal sebagai "Bapak Pembangunan".


Biodata Andi Sofyan Hasdam

  • Nama: Dr dr Andi Sofyan Hasdam, Sp.N
  • Lahir: Makassar, 4 Februari 1956
  • Orangtua: Haji Andi Sewang Daeng Muntu (Hasdam)
  • Istri: dr Neni Moerniaeni Sp.OG
  • Anak: dr. Andi Satya Adi Saputra, Andi Faizal Sofyan Hasdam, Andi Amalia Nevyanti S.Ked


Riwayat Pendidikan

  • SD/MI SD Negri 001 Labakkang (Pangkep) (1962-1968) 
  • SMP/MTS SMP Negri 001 Labakkang (Pangkep) (1968-1970) 
  • SMA/MA SMA Negri 003 Ujung Pandang (1971-1973). 
  • S1 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (1974-1981)
  • S2 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya (1984-1988)
  • S3 Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor Jurusan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan (2015-2020)


Riwayat Pekerjaan

  • Dokter di Puskesmas Lospalos Timor Timur (1982-1983) 
  • Pj. Kepala Cabang di Dinas Kesehatan Kabupaten Lautem Timor Timur (1983-1984) 
  • Staff Bagian Penyakit Saraf di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda Kalimantan Timur (1988-1997) 
  • Dosen Luar Biasa di AKPER Pemda Kalimantan Timur (1990-1995) 
  • Tenaga Pengajar Luar Biasa di SPK Depkes dan SPK Dirgahayu Samarinda Kalimatan Timur (1990-1998) 
  • Kepala Bidang Perencanaan di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda Kalimantan Timur (1991-1994) 
  • Dokter Spesialis Purna Waktu di RS PT. Pupuk Kalimantan Timur Bontang (1993-1993) 
  • Dokter Spesialis Purna Waktu di Depnaker Kalimantan Timur (1994-1994) 
  • Dosen Luar Biasa di AKPER Muhammadiyah Samarinda (1996-2007) 
  • Ketua SMF Penyakit Syaraf di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda Kalimatan Timur (1999)
  • Dosen Luar Biasa Bidang Penyakit Saraf  di Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman (2001)
  • Wali Kota Bontang Wali Kota 2001-2006 dan 2006 - 2011

 

Riwayat Organisasi

  • Departemen Study Aspirasi Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin 1977-1978
  • KetuaHypocrates Press Group Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin 1978- 1980
  • Wakil Sekertaris PKU Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1978-1981
  • Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin 1978-1979
  • Sekertaris KNPI Kabupaten Lautem Timor Timur 1983-1989
  • Redaktur Pelaksana Buletin Warta IDI (IKatan Dokter Indonesia) Cabang Ujung Pandang 1984-1986
  • Seksi Publikasi dan Penerbitan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Cabang Ujung Pandang 1986-1988
  • Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Samarinda 1991-1994
  • Ketua Majelis Pembina Kesehatan Muhammadiyah Kalimatan Timur 1991-1995
  • Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKS Cabang Samarinda) 1992-1998
  • Wakil Ketua ICMI Orwil Kalimatan Timur 1995-2000
  • Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Kalimantan Timur 1996-1998
  • Ketua Muhammadiyah Wilayah Kalimatan Timur 1996-2000
  • Ketua Forum Masyarakat Indonesia Sehat Kalimantan Timur (FMIS Kalimantan Timur) 2007- 2023

 

Penghargaan

  • Piagam Kesetiakawanan Sosial Nasional Bagi Masyarakat Yang Berjasa Di Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, 2004
  • Tanda Penghargaan Kepada Kepala Daerah Berprestasi Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, 2004
  • Penghargaan Pendidikan Kepada Gubernur, Bupati dan Walikota oleh Menteri Pendidikan Nasional, 2005
  • Tanda Penghargaan Atau Jasa Bakti Koperasi Dan Usaha Kecil dan Menengah oleh Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia, 2005
  • Penghargaan Pers Nasional berupa Lencana Emas Atas Peran Serta Turut Mengembangkan Pers Nasional dan Daerah oleh Ikatan Wartawan Republik Indonesia, 2005
  • Penghargaan Sebagai Alumni Berprestasi Fakultas Kedoktertan, Universitas Hasanuddin Makassar, 2006
  • Bintang Jasa Pratama oleh Presiden Republik Indonesia, 2009.