UPDATEINDONESIA.COM - PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menutup rangkaian penanaman vegetasi lokal di lokasi bekas CBM (coal-bed methane) area Pamaguan Plant di Lapangan Mutiara, Kecamatan Muara Jawa pada 29 Desember 2021 lalu.
Sebelumnya, PHSS sudah melakukan penanaman pohon pohon bayur, mahoni, pulai dan ulin di 3 lapangan migas. Meliputi penanaman 75 pohon di area bekas sumur 270 bersama Kelompok Sekolah Sepakbola Badak (SSB) CAN Muara Badak.
Berikutnya penanaman 90 pohon di area Semberah bersama kelompok Karang Taruna Karya Tanjung dari Desa Tanjung Limau, dan penanaman 100 bibit di area Satelit 2 (mini plant) yang melibatkan warga dari Persatuan Pemuda Muara Badak (PPMB).

“Bibit pohon ulin, meranti, kapur, trembesi, puspa dan jabon ditanam pada area seluas 8000m2 di dekat Pamaguan Plant, Lapangan Mutiara. PHSS berkomitmen melestarikan lingkungan di sekitar wilayah operasi melalui program pengelolaan lingkungan serta program CSR yang secara aktif melibatkan masyarakat setempat,” tutur Manager PHSS Field Ade Diar Suhendar.
Ade menegaskan bahwa pada t2021 lalu terdapat empat lapangan PHSS berhasil memperoleh PROPER Hijau 2020 – 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dia berharap untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sehingga dapat berpeluang meraih kategori Emas di tahun berikutnya.
Pertamina Hulu Sanga Sanga merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia yang tergabung dalam Pertamina Subholding Upstream Regional 3 Zona 9 yang memiliki wilayah kerja seluas 1.942km². Terbagi menjadi 7 lapangan migas on-shore, yakni Semberah, Badak, Lempake, Nilam, Pamaguan, Mutiara, dan Beras. (*)
