UPDATEINDONESIA.COM - Selain penurunan grade tanjakan di depan RSUD Bontang, penanganan banjir rob di Jalan Piere Tendean Bontang Kuala juga masuk dalam tahap prioritas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur. Langkah ini diambil mengingat dampak signifikan dari fenomena alam tersebut terhadap infrastruktur dan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
BBPJN menyebut Jalan Piere Tendean sebagai fokus utama karena beberapa permasalahan mendesak yang memerlukan penanganan segera. Di antaranya adalah kondisi pasang surut air laut dengan elevasi rata-rata mencapai 20-30 cm, serta elevasi banjir tertinggi yang dapat mencapai hingga 1 meter dari permukaan jalan. Selain itu, panjang area yang terdampak banjir rob mencapai sekitar 350 meter, dan badan jalan mengalami penurunan sekitar 39 cm dari elevasi awal.
Guna mengatasi permasalahan tersebut, BBPJN telah menyiapkan sejumlah opsi penanganan berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan. Beberapa metode yang dipertimbangkan meliputi penggunaan struktur pile slab, pile embankment dengan timbunan tanah, dan pile embankment dengan mortar foam. Metode ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang untuk menjaga kestabilan dan ketinggian jalan agar tetap aman digunakan oleh masyarakat.
Proses penanganan Jalan Piere Tendean saat ini masih dalam tahap desain di Pusat Pengembangan Jalan Nasional (P2JN), yang diproyeksikan akan selesai pada akhir tahun 2024. Setelah desain rampung, penganggaran untuk proyek ini akan segera diusulkan pada tahun 2025.
BACA JUGA : Ini Skema Pemangkasan Tanjakan Depan RSUD Bontang
“Dua kegiatan ini, yaitu penanganan banjir rob di Jalan Piere Tendean dan penurunan grade tanjakan di depan RSUD Bontang, menjadi prioritas program BBPJN di Kota Bontang,” demikian keterangan BBPJN Kalimantan Timur, Rabu (31/7/2024).
Tidak hanya fokus pada dua proyek utama tersebut, BBPJN juga merencanakan rekonstruksi trotoar dan drainase di Jalan MT. Haryono menuju Jalan R. Suprapto. Namun, proyek ini baru diimplementasikan pada tahap berikutnya, setelah anggaran untuk proyek Jalan Piere Tendean dan downgrade tanjakan depan RSUD terpenuhi. (*)

Gambaran skema penanganan Jalan Piere Tendean dari Banjir Rob di Bontang Kuala